27 C
Medan
8 May 2021
KORANMEDAN
Home | PK. KNPI Datuk Bandar Desak PDAM Tirta Kualo Somasi PT. DCM Terkait Pemasangan Pipa Induk
Berita Utama

PK. KNPI Datuk Bandar Desak PDAM Tirta Kualo Somasi PT. DCM Terkait Pemasangan Pipa Induk

Tanjungbalai (Koranmedan.Online) – Pimpinan Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Datuk Bandar mendesak PDAM Tirta Kualo Tanjungbalai untuk segera melayangkan surat somasi kepada pihak PT. DCM selaku kontraktor pelaksana pemasangan pipa induk distribusi air bersih. Somasi tersebut berkaitan bantahan yang disampaikan pihak PDAM yang dimuat di beberapa media oline.

Hal tersebut disampaikan Syafrizal Manurung, SH selaku ketua PK KNPI Datuk Bandar secara tertulis kepada Koranmedan.Online, Ahad (02/05/2021).

Secara Administrasi Pihak PDAM Tirta Kualo Harus melakukan somasi atas pernyataan dan perbuatan sepihak PT. DCM yang telah memperkerjakan karyawan PDAM tanpa ada izin dari pimpinan. Tindakan ini patut diduga pihak PT. DCM terindikasi melakukan pembohongan publik, apalagi Naibaho yang mengaku perwakilan dari PT.DCM menyatakan mereka sudah memberi tahu pihak PDAM Tirta Kualo.

“Pihak PDAM Tirta Kualo Harus melakukan somasi kepada kontaraktor pelaksana (PT.DCM-red), karena sudah melakukan tindakan pembohongan publik, ” ujar Syafrizal Manurung, SH

Syafrizal yang juga merupakan penduduk di kelurahan sirantau tersebut menjelaskan bahwa selama ini banyak aduan masyarakat yang mereka terima terkait kondisi kerusakan fasilitas umum akibat dari pekerjaan pemasangan pipa, tidak dilakukan pengembalian kondisi seperti semula (pekerjaan minor).

“Jika kita tanya masyarakat, mereka pasti menjawab ini (pemasangan pipa-red) pekerjaan dari PDAM Tirta Kualo, dan kerusakan jalan karena pemasangan pipa yang amburadul,” kata Ketua PK KNPI Datuk Bandar itu.

Diberitakan sebelumnya, PK KNPI Datuk Bandar menyoroti pekerjaan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kota Tanjungbalai Kawasan Sirantau dengan nilai pekerjaan Rp.13,037 miliar tersebut bersumber dari dana Loan IsDB (Kotaku) 2020.

PK KNPI menemukan ada dugaan penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara dalam penanaman pipa induk distribusi air bersih yang dikerjakan PT. DCM karena tidak mematuhi Permen PUPR tentang prosedur operasional Standar Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

PT. DCM melalui Sit Managernya bermarga Naibaho menyatakan bahwa pekerjaan instalasi pipa induk air bersih pengerjaannya melibatkan tenaga ahli dari pihak PDAM. Nantinya setelah proyek selesai dan PHO (Provisional Hand Over) atau serah terima seluruh pekerjaan dari penyedia jasa kepada pemerintah, instalasi pipa air bersih tersebut akan diserahkan pemerintah kepada PDAM.*** (Nazmi Hidayat S)

Berita Terkait